berbagi

berbagi
berbagi

Minggu, 16 Mei 2010

kerja motor 4 Langkah dan motor 2 Langkah

Prinsip Kerja Engine 4 Langkah


  • Langkah hisap (intake stroke)
Piston bergerak dari Titik Mati Atas (TMA) ke Titik Mati Bawah (TMB). Intake valve terbuka dan exhaust valve tertutup, udara murni masuk ke dalam silinder melalui intake valve.
  • Langkah kompresi (Compression stroke)
Udara yang berada di dalam silinder dimampatkan oleh piston yang bergerak dari Titik Mati Bawah (TMB) ke Titik Mati Atas (TMA), dimana kedua valve intake dan exhaust tertutup. selama langkah ini tekanan naik 30-40 kg/cm2 dan temperatur udara naik 400-500 derajat
celcius.
  • Langkah Kerja (power stroke)
Pada langkah ini, intake valve dan exhaust valve masih dalam keadaan tertutup, partikel– partikel bahan bakar yang disemprotkan oleh nozzle akan bercampur dengan udara yang mempunyai tekanan dan suhu tinggi, sehingga terjadilah pembakaran yang menghasilkan power/temaga. Akibat dari pembakaran tersebut, tekanan naik menjadi 80~110 kg/cm2 dan temperatur naik menjadi 600~900 0 C.
  • Langkah buang (exhaust stroke)
Exhaust valve mulai sesaat sebelum piston mencapai titik mati bawah sehingga gas pembakaran mulai keluar. Piston bergerak dari TMB ke TMA mendorong gas buang keluar seluruhnya.

Kesimpulan : Empat kali langkah piston atau dua kali putaran crank shaft, menghasilkan satu kali pembakaran.

Prinsip Kerja Engine 2 Langkah

  • Langkah piston ke atas ( Upward stroke )
Piston bergerak ke atas dari TMB menuju TMA, campuran udara dan bahan bakar masih mengalir ke dalam silinder melalui saluran ( scavenging passage ). Sebaliknya gas hasil pembakaran secara terus menerus dikeluarkan sampai lubang exhaust tertutup. Saat lubang exhaust ditutup oleh gerakan piston yang menuju TMA, campuran udara dan bahan bakar ditekan, sehingga tekanan dan temperaturnya naik. Pada saat itu, lubang intake terbuka pada akhir langkah kompresi sehingga udara segar terhisap masuk ke dalam crank case.
  • Langkah piston ke bawah ( Downward stroke )
Campuran udara dan bahan bakar yang dimampatkan diberi percikan bunga api dari busi yang menyebakan terjadinya pembakaran sehingga tekanan dan temperatur diruang bakar naik. Dan piston terdorong kearah titik mati bawah. Pada akhir langkah piston, lubang exhaust terbuka dan gas hasil pembakaran mulai keluar, kemudian campuran bahan bakar dan udara yang berada di crankcase masuk ke dalam silinder.

Kesimpulan : Dua kali langkah piston atau satu kali putaran crank shaft,menghasilkan satu kali pembakaran.

Keuntungan dan Kerugian Engine 4 Langkah
  • Keuntungan engine 4 langkah adalah:
• Pembakaran lebih sempurna, sehingga lebih ramah lingkungan.
• Penggunaan fuel lebih ekonomis, karena bahan bakar terbakar lebih sempurna.
• Tekanan kompresi lebih tinggi.
• Efisiensi engine (ratio fuel comsumption per output) lebih tinggi.
  • Kerugian engine 4 langkah adalah:
• Ukuran dan berat lebih besar.
• Harga lebih mahal.

Keuntungan dan Kerugian Engine 2 Langkah

  • Keuntungan engine 2 langkah adalah:

• Ukuran dan berat lebih kecil.
• Dapat menghasilkan tenaga yang lebih besar.
• Harga lebih rendah karena tidak menggunakan valve dan struktur yang lebih sederhana.
• Putaran lebih halus karena ukuran flywheel lebih kecil.

  • Kerugian engine 2 langkah adalah:
  • Pembakaran tidak sempurna. Karena tidak menggunakan mekanisme valve maka gas hasil pembakaran tidak terbuang seluruhnya dan menyebabkan pembakaran tidak sempurna .
  • Penggunaan fuel tidak ekonomis karena sebagian campuran bahan bakar dan udara ikut keluar bersama dengan gas buang (saat proses exhaust).
  • Tidak dapat menaikkan tekanan kompresi karena waktu yang diperlukan untuk langkah intake singkat sehingga jumlah campuran yang masuk sedikit.
  • Efisiensi engine (ratio fuel comsumption per output) lebih rendah dibandingkan dengan engine 4 langkah.
  • Crank case harus rapat tidak boleh ada kebocoran udara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar